Sertifikasi Profesi

 

1.   Sertifikasi Profesi

Profesi adalah suatu bentuk pekerjaan yang menngharuskan pelakunya memiliki pengetahuan tertentu yang diperoleh melalui Pendidikan formal dan ketrampilan tertentu yang didapat melalui pengalaman kerja pada orang yang terlebih dahulu menguasai ketrampilan tersebut, dan terus memperbaharui ketrampilannya sesuai dengan perkembangan teknologi.

Profesional adalah sesoarang yang menjalankan profesinya secara benar dan melakukanya menurut etika dan garis-garis profesionalisme yang berlaku pada profesinya tersebut. Sikap yang ada pada seorang professional adalah komitmen tinggi, tanggung jawab, berpikir sistematis, penguasaan materi dan menjadi bagian dari masyarakat professional.

Sertifikasi profesi mempunyai tujuan agar menjadi professional. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah acuan yang menjadi standar dalam hubungan dengan kemampuan kerja yang meliputi aspek ketrampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang sesuai dengan pelaksanaan tugasnya serta sesuai dengan persyaratan dari pekerjaan yang sudah ditetapkan dimana semua standar atau ketentuan dalam SKKNI sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka jenjang kualifikasi dari kompetensi yang mampu menyandingkan, melakukan penyetaraan serta mengintegrasikan bisang Pendidikan, bidang pelatihan kerja dan pengalaman kerja, sebagai pengakuan kompetensi kerja yang sesuai dengan struktur perkerjaan pada bidang tersebut.

Dengan mengacu terhadap peraturan pemerintah no 31 tahun 2006 tentang sistem pelatihan kerja nasional, KKNI terdiri dari Sembilan jenjang kualifikasi sertifikat ke 1 sampai ke 9. Mapping KKNI ada pada gambar 3.1.


Gambar 3.1 Mapping KKNI


Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) adalah Lembaga pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Berikut nya adalah pembahasan skema kompetensi dan tingkat keahlian dari salah satu LSP di bidang telekomunikasi dan computer.

2.   22 skema LSP Telekomunikasi

Terdapat 22 line item tingkat sertifikasi yang akan disebutkan berdasarkan program sertifikasi di salah satu LSP Telekomunikasi. Jika dilihat dari line itemnya, segment ini pada segment network operation sellular, fiber optic dan VSAT.

Skemanya adalah sebagai berikut :

1.    Skema Sertifikasi Okupasi Perekayasa Radio Frekuensi Junior.

2.    Skema Sertifikasi Okupasi Perekayasa Radio Frekkuensi.

3.    Skema Sertifikasi Okupasi Perekayasa Traffik Junior.

4.    Skema Sertifikasi Okupasi Perekayasa Traffik.

5.    Skema Sertifikasi Okupasi Perekayasa Signalling.

6.    Skema Sertifikasi Okupasi Perencanaan Core.

7.    Skema Sertifikasi Okupasi Teknisi Drive Test.

8.    Skema Sertifikasi Okupasi Analis Optimasi RF.

9.    Skema Sertifikasi Okupansi Perekayasa Optimasi Jaringan Radio 3G.

10. Skema Sertifikasi Okupansi Perekayasa Optimasi Jaringan Radio 4G.

11. Skema Sertifikasi Okupansi Teknisi Dukungan Pemeliharaan RAN.

12. Skema Sertifikasi Okupansi Perekayasa Junior pengoperasian dan pemeliharaan RAN.

13. Skema Sertifikasi Okupansi Perekayasa pengoperasian dan pemeliharaan RAN.

14. Skema Sertifikasi Okupansi General manager Jaringan seluler

15. Skema Sertifikasi Okupansi Vice President Jaringan Telekomunikasi.

16. Skema Sertifikasi Okupasi Jointer

17. Skema Sertifikasi Okupasi Teknisi instalasi dan Aktivasi

18. Skema Sertifikasi Okupasi RF Engineer

19. Skema Sertifikasi Okupasi Customer Experience Tester (CET) / Walk Test / Drive Test.

20. Skema Sertifikasi Okupasi Teknisi VSAT IP.

21. Skema Sertifikasi Okupasi SR Teknisi VSAT IP.

22. Skema Sertifikasi Okupasi Officer VSAT IP.

Sebagai contoh detail dari skema sertifikasi Okupasi Jointer berisi beberapa kompetensi sebagai berikut :

1.    J.61FO00.002.2 – Menerapkan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

2.    J.61FO00.004.2 – Membuat Laporan Tertulis

3.    J.61FO00.008.2 – Memasang Kabel Fiber Optik Ruangan / Gedung

4.    J.61FO00.002.2 – Mengoperasikan Power Meter

5.    J.61FO00.013.2 – Memasang Konektor Fiber Optik

6.    J.61FO00.014.2 – Melaksanakan Penyambungan Fiber Optik dengan Fusion Splicer

7.    J.61FO00.015.2 – Melaksanakan Penyambungan Fiber Optik dengan Mechanical Splice

8.    J.61FO00.006.2 – Mengoperasikan OTDR (Optical Time Domain Relfectometer)

3.    9 skema LSP Telekomunikasi Indonesia

Pada bagian ini kompotensi pada segment network optimization – radio path pada selular. 9 segment tersebut adalah :

1.    Skema Senior Optimisasi Jaringan Radio 4G

2.    Skema Senior Optimisasi Jaringan Radio 3G

3.    Skema Optimisasi Jaringan Radio 4G

4.    Skema Optimisasi Jaringan Radio 3G

5.    Skema Analis Drive Test

6.    Skema Analis Optimisasi RF (Radio Frequensi).

7.    Skema Teknisi Drive Test

8.    Skema Rigger

9.    Skema Junior Teknisi Drive Test.

Sebagai contoh, skema rigger berisi kompetensi :

1.    J.612000.001.01 – Menunjukkan Platform Operating System dan Bahasa Pemrograman di dalam Perangkat Lunak

2.    J.612001.006.01 – Melakukan Site Audit

3.    J.612001.039.01 – Mengeksekusi pada Bagian Antenna

4.    KKK.TG02.005.01 – Menerapkan Prosedur Kerja pada Ketinggian

5.    KKK.TG01.003.01 – Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)

6.    KKK.TG02.001.01 – Menggunakan Alat Penahan Jatuh Perorangan

7.    KKK.TG01.003.01 – Bergerak-Bebas pada Ketinggian

  1. 20 skema LSP Komputer

20 skema yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1.        Skema Sertifikasi Pemrograman Senior (Senior Programmer).

2.        Skema Sertifikasi Analis Program (Program Analyst)

3.        Skema Sertifikasi Pemrograman Basis Data (Database Programmer).

4.        Skema sertifikasi Pengembang Web (Web Developer).

5.        Skema sertifikasi Junior Web Programmer.

6.        Skema Sertfikasi Pengembang Web Pratama (Junior Web Developer).

7.        Skema Setifikasi Pemrograman Mobile Pratama (Junior Mobile Programmer).

8.        Skema Setifikasi Pemrograman Junior (Junior Programmer).

9.        Skema Setifikasi Network Administrator Utama (Advance Network Administrator).

10.    Skema SetifikasiNetwork Administrator Madya.

11.    Skema Setifikasi Teknisi Madya Jaringan.

12.    Skema Setifikasi Teknisi Utama Jaringan Komputer

13.    Skema SetifikasiTeknisi Muda Jaringan  Komputer.

14.    Skema Setifikasi Junior Network Administrator.

15.    Skema Setifikasi Network Technician.

16.    Skema Setifikasi Junior Technical Support.

17.    Skema Setifikasi Operator Komputer madya.

18.    Skema Setifikasi Operator Komputer Rancang Bangun.

19.    Skema sertifikasi Operator Komputer oleh data Statistik.

20.    Skema Setifikasi Advance Office Operator.

Sebagai contoh kita coba bahas Skema Setifikasi Junior Technical Support. Isi detail kompetensi yang harus dimiliki adalah :

1.        J.611000.002.01 – Mengumpulkan Data Peralatan Jaringan dengan Teknologi yang Sesuai

2.        J.611000.003.02 – Merancang Topologi Jaringan

3.        J.611000.004.01 – Merancang Pengalamatan Jaringan

4.        J.611000.005.02 – Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan

5.        J.611000.009.02 – Memasang Kabel Jaringan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STRATEGI IMPLEMENTASI (INSTALASI DAN KONFIGURASI KEPUASAAN PELANGGAN)

Isu-Isu Implementasi Teknologi Jaringan dan Telekomunikasi Terkini Antara Lain Keamanan Informasi, Penetrasi Internet